Search

30 Mei 2008

Idealisme


APA sih idealisme itu? Apakah mirip Mas Diek yang setia menggeluti seni (tulis, pahat, dan lukis) sampai-sampai ia tak memiliki rumah ketika kawan-kawannya telah menjadi juragan? Ataukah seperti Wage Tegoeh Wijono yang rela berkelana lantaran ia setia sampai mati dengan puisi?

Idealisme itu kebanggaan yang cuma bisa dijilati diri sendiri, karena jaman telah berubah. Jaman yang menuntut isi perut. Seorang pelukis boleh saja bangga produknya dibeberkan dalam pameran. Seorang perwira polisi bangga dengan lencana dan belasan penghargaan atas kepintarannya membekuk gembong judi. Tetapi, pagi ketika anak-anaknya merengek minta jajan, betapa nelangsanya hidup dia karena di dompetnya cuma menyelip beberapa lembar ribuan yang untuk membeli seliter bensin saja tidak cukup.

Idealisme kini hanya sepotong sampah yang teronggok di keranjang. Ia tak bisa lagi menjadi bola manakala BBM naik, roti tawar mahal, gincu beraneka rupa, dan beras tak lagi murah seperti saat negeri ini gemah ripah loh jinawi. Idealisme kini tak ubahnya benda yang siap-siap untuk dicibir, saat orang begitu gampang mengkredit motor atau kulkas.

Itu sebabnya, ketika beberapa waktu lalu datang seorang kawan untuk melamar pekerjaan di kantor kami, saya berada dalam dilema yang maha dahsyat. Di satu sisi saya merasa kasihan. Ia melolong karena tiga orang anaknya butuh gizi dan susu. Sisi lainnya saya menggerutu. Teman saya itu dulu begitu jumawa dengan aktivitas teaternya. Kemana-mana ia ngomong dengan puitis, kemana-mana ia membawa buku-buku WS Rendra.

Teman saya itu, apa boleh buat, pulang dengan terhuyung. Saya sedih dan pilu. Bukan karena saya tak mampu membantunya (meski misalnya sekadar memberinya pinjaman Rp 100.000), melainkan karena saya juga sedang terjebak dalam sebuah kondisi yang tak beda dengannya …

Tiba-tiba saja saya ingin menggadaikan idealisme yang saya bangun sejak setahun lalu ini!

4 komentar:

Anonim mengatakan...

mas, mas, kalo digadaikan emang laku berapa? hehehe :)
postingan ini gantian nyindir aku! huh!

Anonim mengatakan...

kalo digadein engga laku, mau saya jual no :D

Anonim mengatakan...

huehueheu…klo dijual buka harga brapa?
ada diskon? :D

Anonim mengatakan...

mulai jualan idealisme? bah!!