Search

Memuat...

7 Feb 2008

TIKUS


SEOLAH sudah diatur, saat Imlek yang berlambang shio tikus jatuh pada Kamis (07/02/08), rumah saya juga kebanjiran tikus.

Tadinya saya tak mengira lubang kecil di kusen pintu kamar mandi itu biang keladinya. Cuma kira-kira berdiameter 10 cm dan letaknya tak terlalu menyolok karena di bagian bawah kusen. Tetapi ternyata inilah akses utama rombongan tikus masuk ke rumah.

Mereka menerobos terowongan lewat got depan rumah, meliuk-liuk pralon, lalu menemukan lubang menuju kamar mandi yang (bodohnya) saya biarkan menganga tanpa saringan. Dari kamar mandi, mereka menyusup ke dalam rumah melalui lubang di kusen itu.

Kemudian mereka mengendap-endap menuju ‘persinggahan’ masing-masing. Ada yang nangkring di belakang lemari lewat pigura foto yang saya geletakkan di sana, di bawah lemari dapur, meringkuk di dekat tabung gas, bahkan, kurang ajarnya, sebagian bobo di tumpukan piring dalam lemari lewat lubang yang mereka kerat seraya buang hajat di sana! Bangsat!

Tentu saya marah. Sudah berisik malam-malam mereka mengerat papan, tahinya juga menebar aroma busuk!

Terus terang saya bingung bagaimana cara membunuh mereka. Dijebak? Diracun? Dihalau dengan linggis? Atau sekadar dikagetkan dengan menggedor pintu lemari ketika mereka mengerat?

***

Di tengah amarah, saya lari ke internet. Mencoba menggali sesuatu mengenai tikus. Siapa tahu saya mendapatkan beberapa alasan untuk memberi maaf kepada tikus-tikus ini.

Dari Sciencedailiy.com saya menemukan sejumlah hal yang sedikit menekan amarah saya pada tikus. Sedikit! Tolong dicatat: saya hanya sedikit memaafkan mereka.

Di sela sikap memusuhi tikus oleh masyarakat, para ilmuwan justru menyanjung binatang ini, seperti halnya Dr Kristina Kalivoda dari Universitas Texas A&M, yang menyebut tikus sebagai binatang yang sangat pintar, dan bahkan bisa jadi binatang peliharaan yang menyenangkan. Sial!

Ada beberapa fakta unik yang mungkin tak banyak diketahui tentang tikus ini, karena mayoritas orang lebih suka melabeli tikus dengan binatang menjijikkan. Menurut Kalivoda, tikus adalah hewan pintar dan memiliki banyak keunikan, seperti:

1. Memiliki rentang hidup antara 1-3 tahun
2. Tidak memiliki kantung empedu
3. Tidak bisa muntah
4. Tikus juga dikenal sebagai binatang yang produktif untuk urusan beranak. Sepanjang hidupnya, mereka bisa beranak 15 ribu ekor dan bisa dibilang tikus betina menghabiskan sepanjang hidupnya hanya untuk hamil dan beranak
5. Tikus memiliki gigi yang menakjubkan, tak salah jika tikus dijuluki binatang pengerat bergigi paling tajam
6. Tikus juga memiliki beragam warna, ada yang hitam, abu-abu, pirang, perak, dan albino, entah itu yang bertelinga pendek atau panjang
7. Tikus paling besar hidup di Afrika, tingginya bisa mencapai 3 kaki (91,44 cm) atau hampir setinggi anjing kecil
8. Tikus juga dikenal sebagai perenang tangguh
9. Tikus dikenal sebagai binatang ekspresif, yang tertawa atau mencicit saat mereka bingung
10. Tikus adalah hewan favorit para ilmuwan sebagai objek penelitian mereka

"Tikus itu binatang yang cerdik dan pintar. Mereka juga memiliki kemampuan menyelesaikan masalah. Jika Anda meletakkannya di dalam sebuah labirin, ia akan menemukan jalan keluarnya dengan cepat. Tikus termasuk hewan sosial dan bisa jadi sangat jinak, dapat dilatih, dan melakukan banyak trik sulit, yang belum tentu bisa dilakukan binatang lain," jelas Kalivoda.

Itu hanya sekilas info biologis tentang tikus. Lalu bagaimana pandangan tikus itu sendiri dalam kaca mata astrologi China? Seperti dilansir Chiff.com, bagaikan tikus, tahun ini mayoritas orang akan disibukkan dengan tujuan pribadi dan ambisi yang belum tercapai di tahun lalu. Maklum tikus sendiri dianggap sebagai simbol kerja keras dalam astrologi China.

Dan bagi mereka yang lahir di tahun tikus (1912, 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996), tahun tikus ini bisa jadi tahun penuh hoki, entah dalam kehidupan personal maupun profesional, kesempatan bagus terbuka lebar. Meski beberapa kesialan juga mengikuti mereka yang bershio tikus, karena kecenderungan berspekulasi nekat.

Persetan! Saya tetap benci tikus!





2 komentar:

fitria mengatakan...

kecian dech digerayangi binatang imut .. hihihi. diracun trus digebuki sampe gepeng ajah mas, bikin pusing emang tuh tikus.. hajar bleh!

nie mengatakan...

alah-alaaah, lha wong tikus kok digubris tho mas! ga cuka kartun micky mouse paste neh. tp yo terserah mas arif aja, mo gebuk, gebuk ajaah,, hihihihi